Rabu, Februari 06, 2008

Kembali ke Pelangi...

Setelah sempat pindah ke lain body dengan berkumpul di Pelangi di ibukota, akhirnya kami kembali ke khittah dengan kembali ke Pelangi di kota kembang (base camp tetap kami..?). Kali ini mendompleng momentum pergantian tahun masehi. Akhirnya setelah mengalami banyak perdebatan yang alot (serta pengorbanan beberapa pihak tentunya), diputuskanlah bahwa hajatan itu digelar pada hari Saptu (sunda -red) tanggal 30 Desember tahun dua ribu tujuh.... Dan, bukan kami kalau tidak ada yang telat.
Karena kata 'telat' seolah sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kami. Biasanya sih oknum yang telat selalu bergantian, walaupun ada juga oknum yang memang sudah di cap sebagai fans berat telat.

Rencana awal sih 'acara' tuh bakal dimulai ba'da Ashar sekitar jam 4an, tapi itu tadi banyak oknum yang bahkan setengah tujuh malam baru berangkat dari Jatinangor (seperti biasa, oknum-oknum tersebut sudah akrab make babon). Bisa dilihat dari gambar yang terpampang, ceritanya ada yang masak (percayalah, tidak selamamya gambar menggambarkan peristiwa yang sesungguhnya terjadi....).
Foto-foto serta makan-makan adalah ritual wajib kala kami ngariung. Buktinya baru beberapa saat setelah makan malam soto pake lontong, beberapa ekor Ayam kinantan pun kami bakar...Naah disela-sela proses pembakaran inilah berbagai peristiwa terjadi. Yang pasti acara sepet-menyepet tetap ada, dan akan selalu ada. Ada yang bernarsis-narsis ria berpose di depan kilatan lampu kamera, ada yang khusyuk nonton ASTRO (mumpung ada), ada yang serius mencurahkan isi hati, ada yang sibuk jadi paparazzi, ada yang setia menunggui si ayam yang lagi dibakar, ada yang terlelap dalam dunia bawah sadar, ada juga yang..........[SENSOR]




Yang pasti, gelegar tawa senantiasa selalu terdengar dari seantero bagian ruangan di rumah yang sepertinya tiba-tiba jadi milik bersama. Tengah malam, ayam-ayam pun telah siap untuk kami mangsa. Dan siga Puasa manggih Mulud pisan secepat kilat itu ayam tinggal tulang belulang...(emang takdir si ayam).
Beres memangsa ayam, kami kembali mengklaster.
Sedang kloter terakhir berpisah di BSM setelah asik nonton kekerenan Om Will Smith...
Dan dimanakah kisah selanjutnya
akan terjadi?
Seperti apa pula? Hanya Dia yang telah tau...

Jumat, Januari 25, 2008

trio macan skandal mandi bugil,seksi bo

LUAR BIASA!!!!!!!!!!!!!!!!!!
BAGI NYANG NGERASA COWOK WAJIB LIHAT
http://image.nasipecel.com/thumbs/vbn1200814074s.jpg

Rabu, Desember 12, 2007

Boys and Girls


Faces Of 2002


Brand New Senior....

Yups...Poto, pake f, diatas diambil tepat sesui dengan tanggal yang tertera (01 01 2005). Dan inilah wajah-wajah senior baru (saat itu) Statistika yang katrok, sebenarnya saat itu istilah katrok belum populer seperti sekarang, dan pastinya banci foto...Saat itu belum ada perbedaan status, mahasiswa dan alumni, diantara kami selain tentunya perbedaan status single dan double....
Ide jailpun muncul dan celakanyajalan untuk melaksanakanya seolah dimudahkan...Terutama ketika di pos angkatan.Mulai dari ngejailin secara mental (yang memang sudah jadi Trademark kami) sampai fisik (terbalik ga sih?). Tapi kami juga anak-anak yang baik dan menghormati tamu, seluruh tamu yang datang kami jamu dengan sajian yang istimewa. Main course merangkap appetizer sekaligus dessertnya adalah mi instan yang dicampuri jahe wangi dicampur dengan agar-agar yang telah dicampuri petai, cabe merah, dan cabe rawit (Bahasa Sundanamah Cengek).....tentunya ditambahi pula dengan bumbu-bumbu rahasia warisan nenek moyang tercinta....WoW menggiurkan....Tak lupa kami suguhkan minuman khas Tatar Sunda yang sangat berhasiat, yaitu Batrawali.....Sruup....Hemm..Maknyuss dah..
Dan secara Resmi pos kami diberi nama Pos Cinta, karena yang memberi nama adalah seorang Pejuang Cinta yang belakangan mengklaim sebagai Penikmat Cinta...
Sebagai tanda Cinta untuk para tetamu yang akan melanjutkan perjalanan jauh, kamipun memberikan tanta tangan yang dibuat dari blao di wajah mereka.....Dan berawal dari tanda cinta itulah dimulailah satu kisah 'dendam'......